BANYUWANGI, narasibanyuwangi.net – Pemandangan menyejukkan terlihat di Pondok Pesantren Adz Dzikra, Banyuwangi, pada Sabtu (17/1/2026) malam. Dalam acara bertajuk “Campur Sari Campur Ngaji: Kanggo Nelesi Ati”, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., dan Pengasuh Ponpes Adz Dzikra, KH. Ir. Achmad Wahyudi, S.H., M.H., tampil akrab duduk lesehan bersama masyarakat.
Acara ini memadukan syiar agama dengan lantunan musik tradisional Campur Sari, sebuah konsep dakwah kultural yang bertujuan untuk “nelesi ati” atau membasahi hati dengan keteduhan spiritual.
Dalam sambutannya, KH. Ir. Achmad Wahyudi menekankan pentingnya menjaga harmoni antara nilai spiritual dan kebersamaan sosial.
”Agama dan budaya itu tidak perlu dipertentangkan, justru bisa berjalan beriringan untuk menyentuh relung hati manusia. Malam ini, kehadiran Pak Kapolresta di tengah kita adalah bukti bahwa ulama dan umara (pemimpin) di Banyuwangi selalu seiring sejalan. Kita ingin menciptakan suasana yang adem, yang nelesi ati,” ujar KH Achmad Wahyudi di sela-sela acara.
Senada dengan hal tersebut, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan yang tampak santai mengenakan seragam dinas lengkap dengan kopiah putih, mengapresiasi metode dakwah yang merangkul kearifan lokal ini. Baginya, menjaga keamanan Banyuwangi tidak cukup hanya dengan pendekatan hukum, tetapi juga pendekatan hati.
”Tugas kepolisian itu bukan cuma soal penegakan hukum, tapi bagaimana kita hadir dan menyatu dengan detak jantung masyarakat. Melalui media Campur Sari dan Ngaji ini, pesan-pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) bisa tersampaikan dengan cara yang jauh lebih humanis dan menyenangkan,” tutur Kombes Pol Rofiq.
Keduanya tampak gayeng berinteraksi di atas panggung sembari memegang mikrofon, diiringi alunan musik dari grup pengiring. Kedekatan dua tokoh yang sama-sama berlatar belakang pendidikan tinggi ini menunjukkan kelas tersendiri dalam membangun komunikasi publik.
Acara yang berlangsung hingga malam tersebut berhasil menjadi oase bagi jamaah yang hadir. Lewat sinergi KH Achmad Wahyudi dan Kombes Pol Rofiq, pesan perdamaian dan kerukunan terasa lebih membumi dan mudah diterima oleh lintas generasi di Bumi Blambangan.










