Skip to content
12/09/2026
  • Disclaimer
  • EnterNews
  • Home
  • Kemitraan
  • Kode Perilaku
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Terms & Conditions
  • Visi dan Misi
cropped-cropped-cropped-cropped-IMG-20250720-WA0006-1.jpg

Info Terkini Seputar Banyuwangi dan Sekitarnya

Primary Menu
  • Disclaimer
  • EnterNews
  • Home
  • Kemitraan
  • Kode Perilaku
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Terms & Conditions
  • Visi dan Misi
Live
  • Artikel
  • Banyuwangi

Di Tengah Kota Banyuwangi, Pesantren Adz-Dzikra Tunjukkan Prestasi Nyata

Redaksi 16/01/2026 2 minutes read

Bagikan ini:

  • Tweet
  • Lagi
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Postingan
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Post Views: 267

BANYUWANGI, Pondok Pesantren Adz-Dzikra Banyuwangi dinilai sebagai fenomena langka namun nyata dalam lanskap pendidikan pesantren di Indonesia. Meski berusia relatif muda, pesantren ini menunjukkan capaian prestasi dan konsep pendidikan yang tidak biasa.

Penilaian tersebut disampaikan oleh Ustadz Iskandar Zulkarnain, yang akrab disapa Gus Kurnain, Pembina Majlis Ta’lim Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Kalibaru, sekaligus Da’i Kamtibmas Polda Jawa Timur. “Dua diksi yang paling tepat untuk Pondok Pesantren Adz-Dzikra adalah langka dan realita,” ujar Gus Kurnain, Jumat (16/1/2026).

Menurutnya, Adz-Dzikra disebut langka karena merupakan satu-satunya pondok pesantren di Indonesia yang didirikan oleh putra seorang tentara, sekaligus berdiri di tengah pusat kota Banyuwangi–Blambangan. Lokasinya pun strategis, berdekatan dengan kantor legislatif, eksekutif, dan kawasan universitas.

“Di era sekarang, mendirikan pondok pesantren di tengah kota bukan perkara mudah. Itu sebabnya keberadaan Adz-Dzikra menjadi sesuatu yang jarang, bahkan unik,” katanya.

Tak hanya langka secara geografis dan latar pendiriannya, Pondok Pesantren Adz-Dzikra juga dinilai nyata dalam capaian prestasi. Dalam usia yang baru sekitar tujuh tahun, pesantren ini telah mampu mengantarkan para santrinya meraih medali emas di berbagai ajang olimpiade ilmu pengetahuan, kompetisi baca kitab kuning, hingga bela diri, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.

Salah satu prestasi nasional yang disorot adalah keberhasilan santri Adz-Dzikra dalam ajang Science Champion Nusantara 2025 yang digelar di Jakarta. “Ini membuktikan bahwa usia muda bukan hambatan untuk berprestasi, jika dikelola dengan visi pendidikan yang jelas,” ujar Gus Kurnain.

Ia juga menyoroti konsep pendidikan multibahasa yang diterapkan di pesantren tersebut. Sebagai wujud penghayatan terhadap firman Allah SWT dalam Surat Ar-Rum ayat 22, Pondok Pesantren Adz-Dzikra mengajarkan berbagai bahasa asing, seperti Bahasa Inggris, Jepang, Mandarin, dan lainnya, di samping penguatan keilmuan agama.

Pengasuh Pondok Pesantren Adz-Dzikra, KH. Ir. Achmad Wahyudi, S.H., M.H., menurut Gus Kurnain, tidak hanya berperan sebagai pengajar kitab kuning, tetapi juga sebagai orang tua dan murabbi bagi para santri. “Beliau hadir bukan sekadar sebagai kiai pengajar, tetapi sebagai pendidik karakter dan orang tua bagi santri-santrinya,” tuturnya.

Gus Kurnain berharap Pondok Pesantren Adz-Dzikra ke depan semakin berkembang sebagai lembaga pendidikan ilmu pengetahuan sekaligus pembentukan karakter bagi generasi muda.

“Kontribusi pesantren seperti ini sangat penting bagi kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Untuk menuju Indonesia yang berpendidikan, berkemajuan, dan beretika, dukungan publik, terutama dari pemerintah, sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

Related Posts:

  • IMG-20250918-WA0119
    KH. Iskandar Zulkarnain: Reformasi Bukan untuk…
  • IMG-20251009-WA0128
    Terbukti HGU PT Bumisari Tidak Berada di Desa Pakel…
  • Pedoman Siber
    Pedoman Siber
  • griaestwyc_whatsapp-image-2025-10-25-at-110126
    Gelar Festival Perkusi Perdana, Banyuwangi…
  • howrpvcvtd_whatsapp-image-2025-10-21-at-173753
    Dikenal dengan Musik Perkusinya yang Unik dan…
  • xzhrobecoi_whatsapp-image-2025-10-19-at-092238-1
    Bersaing dengan 270 Desa dari 65 Negara, Desa…
  • IMG-20260103-WA0000
    Dari “Poin atau Koin?” ke Bukti Pengabdian: Jejak…
  • IMG-20260118-WA0000
    Kapolresta, Kepala BNPT, hingga Bakesbangpol Hadiri…
  • IMG-20251109-WA0131
    Dinilai Inovatif Promosikan Daerahnya, Banyuwangi…
  • IMG-20251016-WA0122
    Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri Festival Anak Sholeh…

About The Author

Admin

Redaksi

Profesionalitas Tanpa Batas

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Dari “Poin atau Koin?” ke Bukti Pengabdian: Jejak Kepemimpinan Kapolresta Rama Samtama Putra di Banyuwangi
Next: Kapolresta, Kepala BNPT, hingga Bakesbangpol Hadiri Campur Ngaji Kanggo Nelesi Ati

Related Stories

IMG-20260910-WA0040
  • Banyuwangi
  • Penghargaan
  • Polri

Raih Peringkat Kedua Pengungkapan Kasus 3C se-Jatim, Bukti Keseriusan Satreskrim Polresta Banyuwangi Tangani Perkara

Redaksi 10/09/2026 0
IMG_20260908_203940
  • Banyuwangi
  • Hukum
  • Ketahanan Pangan
  • Pertanian

Merasa ‘Dibackup’ Anggota Dewan PDIP, Pengurus Poktan Desa Tamansari Percaya Diri Garap Proyek Sumur Bor Kementan

Redaksi 08/09/2026 0
IMG-20260731-WA0016
  • Banyuwangi
  • Penghargaan
  • Polri

Polresta Banyuwangi Kembali Ukir Prestasi, Satresnarkoba Raih Penghargaan Ranking III Barang Bukti Terbanyak Semester I Tahun 2026

Redaksi 31/07/2026 0
  • Disclaimer
  • EnterNews
  • Home
  • Kemitraan
  • Kode Perilaku
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Terms & Conditions
  • Visi dan Misi
  • Disclaimer
  • EnterNews
  • Home
  • Kemitraan
  • Kode Perilaku
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Terms & Conditions
  • Visi dan Misi
Copyright © Narasi Banyuwangi 2025 | MoreNews by AF themes.
%d