Foto: Siswa LPK Nusantara Gakkou Banyuwangi. (Doc: Rony)
BANYUWANGI – Suasana peringatan HUT RI ke-80 di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, berlangsung meriah. Salah satu yang mencuri perhatian dalam gerak jalan yang digelar di jalan kampung, dengan start dari Dusun Pancursari dan finis di Dusun Kebonsari, adalah penampilan para peserta dari LPK Nusantara Gakkou.
Dengan mengenakan almamater kebanggaan mereka, para putra dan putri LPK Nusantara Gakkou berbaris rapi, penuh disiplin, dan menunjukkan performa terbaik. Langkah mereka yang sigap dan kompak mendapat banyak acungan jempol dari penonton.
Humas LPK Nusantara, Bachtiar Fa’i S.Pd, menyampaikan bahwa keikutsertaan lembaga ini bukan sekedar untuk meramaikan acara, melainkan juga sebagai wujud cinta tanah air.
“Gerak jalan ini menjadi simbol semangat kebersamaan, disiplin, dan kecintaan kami pada negeri. Lewat momentum kemerdekaan, kami ingin menanamkan jiwa nasionalisme kepada generasi muda, termasuk para siswa di lembaga kami,” ungkapnya.
Profil Singkat LPK Nusantara Gakkou
LPK Nusantara Gakkou Banyuwangi yang berlokasi di Jalan Lestari, Dusun Kebonsari, Desa Benculuk, didirikan oleh Abdul Azis S.Ab, sejak tahun 2009. Lembaga ini telah menjadi pionir pendidikan dan pelatihan kerja di Banyuwangi dengan beragam program, khususnya magang kerja ke Jepang.
Bachtiar Fa’i S.Pd, menjelaskan, lembaga ini berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan.
“Kami mendidik para pemuda-pemudi agar memiliki karakter kuat, disiplin, bermental tangguh, serta dibekali keterampilan berbasis kompetensi. Tujuannya, agar mereka mampu bersaing di dunia kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” jelasnya.

LPK Nusantara Gakkou Banyuwangi telah mengantongi izin resmi, meliputi: Akta Notaris (2011), Izin Disnaker (2017), Izin Kemenkumham (2019), Akreditasi LPK (2020), serta Surat Izin Operasional terbaru (2023).
Sejak berdiri, lembaga ini telah melahirkan banyak alumni yang sukses bekerja di Jepang maupun di berbagai sektor swasta lainnya. Para instruktur berkompeten, khususnya di bidang bahasa Jepang, menjadi salah satu kunci keberhasilan LPK Nusantara Gakkou dalam mencetak sumber daya manusia unggul.
Semangat Merdeka
Melalui partisipasi dalam gerak jalan kemerdekaan, LPK Nusantara Gakkou ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya soal keterampilan kerja, tetapi juga soal membangun karakter bangsa.
“Semangat kemerdekaan harus terus dijaga. Generasi muda bukan hanya dituntut pintar, tapi juga harus berjiwa nasionalis dan siap mengabdi untuk negeri,” pungkas Bachtiar.
Partisipasi LPK Nusantara Gakkou dalam gerak jalan kemerdekaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para pahlawan. Semangat disiplin dan cinta tanah air yang ditunjukkan para peserta menjadi cermin bahwa nilai-nilai perjuangan harus terus diwariskan kepada generasi muda agar bangsa ini tetap kokoh dan bermartabat. (Rony//NB)








