BANYUWANGI – Sesuai arahan Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si., menjelaskan fungsi Polisi Lalu Lintas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, diharapkan semakin humanis dan dekat melalui program Polantas Menyapa. Program ini menjadi bagian dari inovasi Ditlantas Polda Jatim dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di lingkungan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) wilayah Jawa Timur.
Berbagai terobosan dilakukan untuk menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan ramah kepada para wajib pajak. Inovasi tersebut kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Transformasi pelayanan publik di bidang perpajakan kendaraan bermotor menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat menjadi prioritas utama.

Samsat Benculuk menjadi salah satu contoh pelaksanaan nyata program Polantas Menyapa. Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Senin 27 Oktober 2025, masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan administrasi, namun terdapat pelayanan edukasi kepada wajib pajak mengenai hal-hal yang juga menyangkut pelayanan di kantor samsat, dengan informasi yang humanis selain dapat mengoptimalkan pelayanan hal ini diharapkan mampu menciptakan hubungan emosional guna mempererat hubungan antara masyarakat dengan institusi kepolisian.
“Polantas Menyapa merupakan inovasi dari Ditlantas Polda Jatim. Program ini juga bentuk apresiasi kami kepada masyarakat yang taat membayar pajak. Melalui program ini kami optimistis bisa selangkah lebih maju dalam menciptakan hubungan emosional guna mempererat hubungan antara masyarakat dengan institusi kepolisian,” jelas Kanit Regident Satlantas Polresta Banyuwangi, AKP Satria Dwi Aryanto, S.Tr.K., S.I.K.
AKP Satria menambahkan, adapun pelayanan edukasi yang di berikan mengenai hal-hal yang menyangkut pelayanan di kantor samsat, seperti persyaratan kepengurusan pajak dan STNK 5 tahun-an kendaraan bermotor, lalu seputar penerbitan duplikat STNK, kepengurusan ganti pemilik/balik nama, dan masih banyak lainnya. Sehingga wajib pajak merasa terbantu karena dapat mengetahui dengan pasti prosedur dan persyaratannya sehingga efektifitas waktu sangat bermanfaat.
Melalui program ini, Ditlantas Polda Jatim ingin mendorong budaya tertib administrasi kendaraan serta mempererat hubungan antara masyarakat dengan institusi kepolisian, khususnya Keluarga Besar Samsat Benculuk. (***)









