BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi bergerak cepat merespons lonjakan kendaraan yang memadati akses menuju Pelabuhan Ketapang. Jumat (1/8/2025) dini hari, puluhan personel gabungan dikerahkan untuk mengurai kemacetan di sepanjang Jalan Raya Tanjung Wangi, jalur vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., turun langsung ke lokasi memimpin pengaturan lalu lintas. Ia didampingi jajaran Satuan Lalu Lintas, Samapta, Satpol Airud, Pamobvit, dan Polsek setempat yang bersiaga di titik-titik rawan kemacetan.
“Kami pastikan arus kendaraan tetap bergerak dengan menempatkan personel di lokasi strategis. Fokus kami adalah menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” tegas Kapolresta Rama.
Peningkatan volume kendaraan pribadi maupun logistik menjadi penyebab utama antrean panjang di jalur utama menuju pelabuhan. Tak hanya itu, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada pengendara agar tertib dan tidak melakukan pelanggaran seperti ‘ngeblong’, yang bisa memperburuk situasi di lapangan.
Kapolresta menegaskan, langkah ini merupakan bentuk pelayanan prima Polresta Banyuwangi terhadap masyarakat, khususnya dalam sektor transportasi antar-pulau yang krusial.
“Pelabuhan Ketapang adalah simpul utama mobilitas Jawa–Bali. Maka, pemantauan dan rekayasa lalu lintas akan terus kami lakukan secara rutin, apalagi saat terjadi lonjakan kendaraan,” ujarnya.
Selain pengaturan di lapangan, koordinasi intensif juga dilakukan bersama para pemangku kepentingan pelabuhan untuk memastikan distribusi logistik dan mobilitas penumpang tetap berjalan lancar.
Dengan kesiapsiagaan aparat dan kerja sama lintas sektor, Polresta Banyuwangi memastikan arus kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang tetap terkendali dan aman bagi semua pengguna jalan. (Red//NB)










