Foto: Anak Sekolah TK Ikut Memeriahkan Karnaval Desa Tampo, Semangat Juangnya Perlu di Acungkan jempol. Sumber: Rony Subhan
BANYUWANGI – Suasana Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Sabtu (09/08/2025), benar-benar semarak. Karnaval desa yang digelar memancarkan semangat persatuan, tak hanya dari peserta muda, tetapi juga dari para lansia yang tergabung dalam kelompok ibu-ibu PKK.
Meski usia tak lagi muda, mereka tetap melangkah mantap sejauh 3 kilometer sambil berjoget ala aerobik. Senyum dan tawa mengiringi setiap langkah, seolah ingin membuktikan bahwa rasa cinta tanah air tak mengenal batas umur. Aksi mereka pun sukses membuat banyak penonton terharu.
Tak hanya para lansia, karnaval ini juga diikuti anak-anak usia dini dari tingkat TK, SD, hingga SMP, serta perwakilan masyarakat dari tiga dusun di Desa Tampo. Para peserta tampil menawan dengan balutan busana adat Nusantara yang berwarna-warni, menambah kemeriahan suasana.
Kepala Desa Tampo, Hasim Ashari, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekedar hiburan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan warga.
“Semangat kemerdekaan harus kita tanamkan sejak dini, sekaligus menjadi momentum bagi semua generasi untuk menjaga persatuan,” ujarnya.
Sementara itu, Dewi Istuti, salah satu kader PKK Desa Tampo, mengaku bangga bisa ikut berpartisipasi bersama para ibu-ibu lansia dalam karnaval tersebut.
“Kami ingin menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berkarya dan menebar semangat kemerdekaan. Justru lewat kegiatan seperti ini, rasa kebersamaan warga semakin kuat,” ujarnya.
Dentuman sound karnaval yang menggelegar mengiringi langkah para peserta sejak start hingga garis akhir. Irama musik DJ, campursari, hingga lagu perjuangan bergantian memacu semangat warga yang memadati tepi jalan. Setiap hentakan bass seperti menambah energi bagi para penampil, terutama para lansia PKK yang tak henti berjoget mengikuti alunan nada.
Kepala Desa Tampo mengapresiasi antusias warganya yang luar biasa dalam memeriahkan karnaval.
“Saya bangga melihat semua lapisan masyarakat ikut terlibat, dari anak-anak hingga para lansia. Ini bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan pada bangsa masih sangat kuat di Desa Tampo,” ujarnya.
Karnaval yang berlangsung meriah tersebut menjadi bukti bahwa semangat perjuangan 1945 tetap hidup di hati warga, dari yang termuda hingga yang sepuh. (Rny//NB)










