Foto: Kirab Budaya diacara Karnaval Desa Plampangrejo Kecamatan Cluring Banyuwangi. Sumber: Rony Subhan.
BANYUWANGI – Suasana semarak mewarnai Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, saat ratusan warga tumpah ruah mengikuti kirab budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Acara yang digelar pada Senin (4/8/2025) ini diikuti 30 kelompok peserta dengan berbagai penampilan budaya yang memukau.
Deretan peserta tampil memikat dengan balutan busana kebaya, pakaian adat, serta kostum bertema Bhinneka Tunggal Ika. Tidak hanya itu, masing-masing kelompok juga menampilkan atraksi gabungan antara tari tradisional dan tarian modern masa kini, menciptakan harmoni budaya yang segar dan penuh warna. Dentuman musik dari iringan sound system karnaval menambah gegap gempita kirab budaya yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 22.00 WIB tersebut.
Kepala Desa Plampangrejo, Yudi Wiyono, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme warga dalam menyemarakkan kegiatan ini.
“Kami mengangkat tema kultur budaya modern sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya leluhur yang kami kemas dengan nuansa kekinian. Ini adalah bukti bahwa masyarakat Plampangrejo bisa menjaga kearifan lokal, sekaligus beradaptasi dengan zaman,” ujar Yudi.
Ia juga menambahkan bahwa kirab budaya ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan warga serta mengenalkan keberagaman seni dan tradisi desa kepada generasi muda.
Tak hanya meriah, pelaksanaan kirab juga berlangsung tertib dan aman. Pengamanan dilakukan oleh personel kepolisian, dibantu anggota TNI, Satpol PP dari Kecamatan Cluring, serta panitia acara yang memastikan jalannya acara sesuai jadwal tanpa gangguan berarti.
Tokoh masyarakat Uny Saputra turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia menilai perayaan HUT RI dengan kirab budaya merupakan bentuk semangat nasionalisme yang positif.
“Yang penting acaranya tertib, tidak kelewat batas, dan tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan. Ini bagian dari wujud rasa syukur dan kecintaan terhadap Tanah Air,” ujarnya.
Kirab budaya Plampangrejo menjadi contoh bagaimana sebuah desa bisa merayakan kemerdekaan dengan cara yang berkelas, kreatif, dan tetap menjaga identitas budaya lokal. Semangat merah putih pun terasa kuat menyatu dalam langkah-langkah tarian para peserta yang membawa semangat kebangsaan hingga ke pelosok desa. (Ron//NB).










