BANYUWANGI – Di balik deru mesin dan ratusan kendaraan berat yang mengular di jalur Ketapang, sebuah aksi sederhana namun sarat makna dilakukan jajaran Polresta Banyuwangi. Jumat (1/8/2025), personel Satuan Binmas membagikan nasi kotak kepada sopir-sopir truk yang telah berjam-jam menunggu antrean menuju Pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro.
Pemandangan itu menjadi oase di tengah penatnya antrean logistik lintas pulau. Para sopir, yang kerap terpinggirkan dalam hiruk-pikuk distribusi barang antarprovinsi, menerima bingkisan makanan hangat dari polisi dengan senyum dan ucapan terima kasih. Aksi ini bukan sekadar bantuan logistik, tetapi sebuah bentuk empati kemanusiaan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya saat menegakkan aturan, tapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan,” ujar Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan publik berbasis empati yang terus digalakkan. Apalagi, sopir-sopir truk tronton yang menjadi tulang punggung pengangkutan barang antar daerah, kerap harus menunggu berjam-jam di bawah panas dan lelah tanpa kepastian waktu.
Pembagian nasi kotak dilakukan langsung di titik-titik antrean di jalur utama Desa Ketapang, akses vital penghubung Pulau Jawa dan Bali. Selain meringankan beban fisik para sopir, kehadiran polisi juga memberikan semangat moral bahwa mereka tidak dilupakan.
Salah satu sopir truk, Bambang (45), mengaku terharu. “Sudah dari subuh saya di sini. Dapat nasi kotak ini rasanya seperti diperhatikan. Terima kasih buat polisi yang peduli,” katanya singkat.
Kegiatan ini menjadi simbol kecil dari harapan besar: bahwa pelayanan publik tak melulu soal aturan dan penegakan, tetapi juga tentang kehadiran yang menguatkan di saat paling sederhana. (Red//NB)










