Skip to content
28/07/2026
  • Disclaimer
  • EnterNews
  • Home
  • Kemitraan
  • Kode Perilaku
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Terms & Conditions
  • Visi dan Misi
cropped-cropped-cropped-cropped-IMG-20250720-WA0006-1.jpg

Info Terkini Seputar Banyuwangi dan Sekitarnya

Primary Menu
  • Disclaimer
  • EnterNews
  • Home
  • Kemitraan
  • Kode Perilaku
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Terms & Conditions
  • Visi dan Misi
Live
  • Artikel
  • Banyuwangi

PCNU Banyuwangi Persilakan Kubu Kramat Gelar Konfercab, Asal Tak Menyudutkan Pihak Lain

Redaksi 03/01/2026 4 minutes read

Bagikan ini:

  • Tweet
  • Lagi
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Postingan
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Oplus_16908288

Oplus_16908288

Post Views: 286

BANYUWANGI, narasibanyuwangi.net – Puluhan pengurus Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Kabupaten Banyuwangi mempersilakan kelompok internal PCNU versi kubu Kramat untuk menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) NU yang dijadwalkan berlangsung di Kampus UIMSYA Blokagung pada 7 Januari 2026 mendatang.

Namun, sikap tersebut disertai satu penegasan: pelaksanaan Konfercab tidak boleh dibarengi dengan upaya menyudutkan, menekan, apalagi menjelekkan PCNU kubu Rais Aam yang hingga kini belum sepakat dengan pelaksanaan Konfercab tersebut.

Sikap tegas itu mengemuka dalam rapat gabungan PCNU dan MWC NU se-Banyuwangi yang digelar di Aula Kantor PCNU Banyuwangi, Jumat sore (02/01/2026).

Rapat dipimpin oleh Wakil Rais Syuriah PCNU Banyuwangi KH. Muhdhor Atim dan KH. Ali Hasan Kafrawi, serta dihadiri Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi Kyai Sunandi Zubaidi, Sekretaris PCNU Abdul Aziz, dan sejumlah fungsionaris PCNU yang berada di kubu Rais Aam.

Dalam rapat tersebut, sejumlah Ketua MWC NU menyampaikan keberatan atas langkah sebagian pihak di internal PCNU yang dinilai tergesa-gesa memutuskan pelaksanaan Konfercab dengan merujuk pada instruksi PBNU versi kubu Kramat, sebagaimana tertuang dalam surat yang ditandatangani KH. Miftah Faqih dan Faisal Saimema.

Di sisi lain, tidak sedikit fungsionaris PCNU Banyuwangi yang memilih tetap mengikuti arahan PBNU versi Rais Aam KH. Miftachul Akhyar untuk menunda Konfercab hingga situasi internal NU kembali kondusif.

“Harusnya internal PCNU jangan terpecah dulu. Rukun jadi satu dulu, baru sepakat Konfercab,” tegas Ketua Tanfidziyah MWC NU Muncar, KH. Hanif.

Nada keprihatinan serupa disampaikan Ketua Tanfidziyah MWC NU Pesanggaran, Herwanto. Ia menilai dualisme di tubuh PBNU telah berdampak serius hingga ke tingkat cabang dan MWC.

“Kami prihatin. Perpecahan di PBNU ini jangan sampai menyeret PCNU dan MWC NU. Kami ingin PCNU bersatu dulu, setelah itu mau konferensi silakan,” ujarnya.

Ketegangan kian terasa ketika sejumlah Ketua MWC NU mengaku dikeluarkan dari grup WhatsApp peserta Konfercab versi kubu Kramat. Ketua MWC NU Sempu, Mustofa Kamal, mengaku menjadi salah satu korban imbas konflik tersebut.

“Saya dikeluarkan dari grup tadi malam. Selain saya, ada beberapa Ketua MWC NU lain yang juga dikeluarkan,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Ketua MWC NU Glenmore, KH. Muhammad Saiful Waton. Ia menilai tindakan panitia Konfercab kubu Kramat sebagai bentuk arogansi.

“Saya ini punya SK sah sebagai Ketua Tanfidziyah, tapi dikeluarkan dari grup WA. Ini sikap yang arogan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rais Syuriah PCNU Banyuwangi KH. Muhdhor Atim dan KH. Ali Hasan Kafrawi menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah berupaya menahan laju konflik agar tidak memecah organisasi di tingkat cabang.

“Kami sudah ingatkan sejak awal agar semua pihak menahan diri. Jangan tergesa melangkah sambil menunggu situasi di PBNU mereda. Tapi tiba-tiba sudah diputuskan Konfercab mengikuti instruksi PBNU kubu Kramat,” tandas keduanya.

Ketua PCNU Banyuwangi, Kyai Sunandi Zubaidi, menjelaskan bahwa setelah terbit lima surat dari PBNU versi kubu Kramat dan kubu Rais Aam, PCNU Banyuwangi sempat menggelar rapat pleno.

Dalam rapat tersebut, kata dia, tiga surat persetujuan Konfercab dimentahkan oleh dua surat lain yang dikeluarkan oleh masing-masing kubu PBNU.

“Menurut kubu Rais Aam, surat yang menggunakan tanda tangan digital dari kubu Kramat dinyatakan tidak sah. Sebaliknya, kubu Kramat juga membatalkan surat dari kubu Rais Aam,” jelasnya.

Pernyataan tersebut dibenarkan Wakil Ketua PCNU Banyuwangi Agus Ainul Yaqin. Meski sempat disepakati untuk menahan diri, Kyai Sunandi menyebut keputusan menggelar Konfercab versi kubu Kramat akhirnya diambil secara sepihak.

“Saat pleno semua sepakat menahan diri. Tapi keesokan harinya Kyai Masykur dan kawan-kawan memutuskan sepihak menggelar Konfercab versi Kramat di UIMSYA. Ya silakan saja, asal jangan menyalahkan pihak lain yang tidak sepakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris PCNU Banyuwangi Abdul Aziz mengaku heran atas terbitnya surat PBNU versi kubu Kramat terkait permohonan klarifikasi soal PLh Ketua dan Sekretaris Tanfidziyah PCNU Banyuwangi.

Menurutnya, PCNU Banyuwangi tidak pernah berkirim surat ke PBNU versi kubu Kramat, melainkan kepada Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf dan Sekjen PBNU KH. Saifullah Yusuf, yang secara legal tercatat di Kemenkumham RI.

“Kami tidak pernah kirim surat ke kubu Kramat. Kok tiba-tiba ditanggapi oleh Pak Faqih dan Pak Faisal. Joko sembung naik becak, nggak nyambung lah,” ujarnya.

Related Posts:

  • IMG-20260118-WA0005
    Tajam & Konfliktual:Dinamika PCNU Banyuwangi…
  • IMG-20260215-WA0034
    PBNU Bentuk Tim Verifikasi PCNU Se-Indonesia,…
  • IMG-20251009-WA0128
    Terbukti HGU PT Bumisari Tidak Berada di Desa Pakel…
  • Pedoman Siber
    Pedoman Siber
  • IMG-20260118-WA0000
    Kapolresta, Kepala BNPT, hingga Bakesbangpol Hadiri…
  • howrpvcvtd_whatsapp-image-2025-10-21-at-173753
    Dikenal dengan Musik Perkusinya yang Unik dan…
  • griaestwyc_whatsapp-image-2025-10-25-at-110126
    Gelar Festival Perkusi Perdana, Banyuwangi…
  • Foto - IJTI Bwi Muskorda II 2
    IJTI Banyuwangi Gelar Muskorda II, 18 Anggota…
  • hbesubyuwm_whatsapp-image-2025-10-23-at-102552
    Puncak Hari Santri 2025, Ribuan Warga Sholawatan…
  • IMG-20251016-WA0122
    Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri Festival Anak Sholeh…

About The Author

Admin

Redaksi

Profesionalitas Tanpa Batas

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Live Report Situasi Terkini Arus Lalu Lintas di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi
Next: Dari “Poin atau Koin?” ke Bukti Pengabdian: Jejak Kepemimpinan Kapolresta Rama Samtama Putra di Banyuwangi

Related Stories

Screenshot_2026-07-15-23-05-48-603_com.ss.android.ugc.trill-edit
  • Banyuwangi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Peristiwa
  • Polri

Kasus Pencabulan Anak oleh Oknum Guru Ngaji di Banyuwangi Berakhir Damai di Tingkat Kelurahan

Redaksi 17/07/2026 0
IMG_20260702_102445~2
  • Banyuwangi
  • Polri

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Cluring Gelar Tasyakuran Penuh Sinergi Bersama Lintas Elemen Masyarakat

Redaksi 02/07/2026 0
IMG_20260620_130653~2
  • Artikel
  • Banyuwangi
  • Opini

Ketiadaan Aturan Tata Ruang Picu Polemik Galian C di Banyuwangi, Aparat Kepolisian Jadi Korban Benturan

Redaksi 29/06/2026 0
  • Disclaimer
  • EnterNews
  • Home
  • Kemitraan
  • Kode Perilaku
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Terms & Conditions
  • Visi dan Misi
  • Disclaimer
  • EnterNews
  • Home
  • Kemitraan
  • Kode Perilaku
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Terms & Conditions
  • Visi dan Misi
Copyright © Narasi Banyuwangi 2025 | MoreNews by AF themes.

Memuat Komentar...

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.

    %d